KESUKSESAN UNTUK BERSAMA

MARI BERBAGI SUKSES UNTUK KESUKSESAN KITA
Kalo Dah Mampir, Maka Wajib di Baca dan kalo dah diBaca Maka Wajib di tulis KOmeNtAR

Saturday, March 14, 2009

Puisi Dari Calon Istri

Sesuatu yang selama ini aku harapkan InsyaAllah akan segera terkabulkan. Seperti kata krisdayanti, kini diriku tinggal menghitung hari aja,,, Senin Selas rabu.... mungkin sampai kamis akhir bulan ini.
Takut sich, gelisah juga ha ha ha,,,,, Maklum itukan pengalaman pertamaku (jangan jorok ach)

13 Hari Lagi aku akan melangsungkan pernikan dengan seorang gadis yang telah menjadi tunanganku selama ini. Ini akan menjadi saat yang spesial bagi diriku dimana saat itu aku akan menjadi seorang ayah,,, eh seorang Suami hai. Masak langsung jadi ayah sich,, mangnya kawin ma janda,,,,,
Semua orang, termasuk aq pasti ingin bahagia dengan menikah walaupun aq harus melepaskan sebahagian kemerdakaanku tetapi itu untuk masa depan keluargaku juga.
Tapi masih ada juga yang aku bimbangkan ni,,, karena kerjaku diperantauan yang otomatis aku akan jauh ma istriku nanti (calis punya kerja tetap di kampung halaman).
Padahal aku menikah karena aku aku juga ingin hidup bersama dengannya. Ach Bingung ni,,,

Baca Puisi Dari Dia Aja Dech,,,,,,


Untuk Suamiku

Pernikahan atau perkawinan,
Menyingkap tabir rahasia.
Istri yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia khadijah,
Tidaklah setaqwa Aisyah,
Pun tidak setabah Fatimah,
Apalagi secantik Zulaikha.

Justru Istrimu hanyalah wanita akhir jaman,
Yang punya cita-cita,Menjadi Sholehah….
Pernikahan atau perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,
Istri menjadi tanah, Kamu langit penaungnya,
Istri ladang tanaman, Kamu pemagarnya,
Istri kiasan ternakan, Kamu gembalanya,
Istri adalah murid, Kamu mursyidnya,
Istri bagaikan anak kecil, Kamu tempat bermanjanya.

Saat Istri menjadi madu, Kamulah penawar bisanya,
Seandainya istri tulang yang bengkok, berhatilah meluruskannya.
Pernikahan atau perkawinan,
Mengisyafkan kita perlunya iman dan taqwa.
Untuk belajar meniti sabar dari ridho Allah SWT.

Karena memiliki istri yang tidak sehebat mana,
Justru ……Kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Rasullulah,
Pun bukan pula sayyidina Ali Karamallahhuwajhah,
Cuma suami akhir zaman,Yang berusaha menjadi soleh…Amin.

Untuk Istriku
Pernikahan atau perkawinan,
Menyingkap tabir rahasia.

Suami yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia Muhammad saw,
Tidaklah setaqwa Ibrahim as,
Pun tidak setabah Ayub as,
Ataupun segagah Musa as,
Apalagi setampan Yusuf as.

Justru Suami hanyalah pria akhir jaman,
Yang punya cita-cita,Membangun keturunan yang Sholeh….
Pernikahan atau perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,
Suami menjadi pelindung,
Kamu penghuninya,
Suami adalah nahkoda kapal,
Kamu navigatornya,
Suami bagaikan balita yang nakal,
Kamu adalah penuntun kenakalannya,
Saat suami menjadi raja, Kamu nikmati anggur singgasananya,
Seketika suami menjadi bisa, Kamulah penawar obatnya,
Seandainya suami masinis yang lancang, Sabarlah memperingatknnya.

Pernikahan atau perkawinan,
Mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa.
Untuk belajar meniti sabar dari ridho Allah SWT.

Karena memiliki istri yang tidak segagah mana,
Justru ……Kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Khadijah, yang begitu sempurna di dalam menjaga,
Pun bukan pula Hajar, yang begitu setia dalam sengsara.

Cuma wanita akhir zaman,Yang berusaha menjadi solehah…Amin.

2 comments:

  1. puisinya oke juga. tapi cerita yang atas lumayan lucu

    ReplyDelete
  2. bagus..bagus...

    bisa di share gak nih ^^

    ReplyDelete

Yang baik dan jujur aja ya